Wasir, atau sering disebut ambeien (dalam
bahasa Inggris atau Latin disebut Hemorrhoid dan dalam bahasa
kedokteran disebut Piles) adalah penyakit atau gangguan
pada anus dimana Sphinchter Ani atau bibir anus, mengalami
pembengkakan yang terkadang disertai pendarahan. Wasir terjadi pada semua orang dan di segala umur, tetapi paling banyak
dialami oleh orang yang berusia diatas 50 tahun. Dalam beberapa kasus, wasir atau
ambeien disebabkan oleh kesalahan dalam melakukan gerakan
pada olahraga tertentu misalnya pada olahraga angkat beban atau
olahraga pernapasan, terlalu banyak duduk atau berdiri,
faktor genetika (keturunan), mengejan terlalu keras saat buang
air besar (biasanya akibat konstipasi) dan dapat terjadi juga
pada wanita hamil. Tetapi umumnya, penyebabnya adalah karena mengejan
terlalu keras saat buang air besar dan terlalu banyak duduk atau berdiri, juga
lebih rawan terjadi pada wanita daripada pria. Itu disebabkan karena
wanita lebih sering mengalami pelebaran pembuluh balik atau pembuluh
vena (misalnya saat menstruasi atau hamil) dibandingkan pria.Secara umum, ambeien dibagi dua yaitu Ambeien Internal dan Ambeien Eksternal.
1. Ambeien
Internal Pembengkakan
terjadi dalam rktum, sehingga tidak bisa dilihat atau diraba. Pembengkakan
jenis ini tidak menimbulkan rasa sakit, karen ahanya
sedikit saraf di daerah rektum. Gejala yang dapat diketahui adalah pendarahan
yang terjadi saat buang air besar. Jika ini yang terjadi, maka masalahnya lebih
gawat lagi. Sebab, bila ambeien internal membesar dan keluar ke bibir anus,
maka penderita akan merasa sangat nyeri. Ambeien yang terlihat berwarna piink
ini, setelah sembuh dapat masuk sendiri, tetapi bisa juga harus didorong masuk
dengan jari.
2. Ambeien Eksternal
Wasir jenis ini menyerang anus, sehingga menimbulkan rasa
sakit, perih, dan gatal. Jika terdorong keluar oleh feses, ambeien ini dapat
mengakibatkan penggumpalan (trombosis) yang menjadikan ambeien berwarna
kebiru-biruan.
Tingkatan pada Wasir/ Ambeien/ Hemorrhoid yang pada umumnya pada wasir internal
Wasir dalam diliputi oleh selaput lendir pada stadium 1 terjadi perdarahan saat buang air besar, tak ada rasa sakit dan darahnya segar (warnanya merah segar). Lalu pada stadium 2, wasir keluar dan masuk kembali sendiri tanpa didorong (tak selalu terjadi perdarahan). Pada stadium 3 wasir keluar dan harus dikembalikan dengan dorongan tangan. Sedangkan pada stadium 4 wasir keluar dan tak dapat dimasukkan, biasanya disertai rasa sakit.
Secara Internal
· buang air besar tidak teratur
(Sembelit atau diare)
· nutrisi (diet rendah serat)
· penekanan oleh rahim selama
kehamilan
· Genetika
· tidak adanya katup dalam vena
hemoroid
· kelemahan bawaan dinding vena
· Penuaan
· penderita sering mengejan saat
buang air besar
· peningkatan tekanan
intra-abdomen (berkepanjangan tegang)
· Kurang makanan tinggi serat
· Kurang minum air putih
Secara eksternal
1. Olahraga Sebagai contoh
terlalu sering mengangkat beban berat
2. duduk untuk jangka waktu yang
lama
3. Hubungan seks yang tidak lazim
4. Gejala Gejala awal yang mudah dirasakan
5. Terjadi pendarahan pada dubur
kemudian keluar darah beberapa tete spada
saat tertentu,
namun akan menjadi lebih deras apabila mengalami ambeien akut.
6. Merasa masih ada feses yang
belum dikeluarkan, meski BAB dirasa sudah usai.
7. Terasa gatal dibagian anus sehingga sulit untuk dibersihkan.
Untuk mengurangi resiko munculnya wasir dapat diketahui di postingan MENGURANGI RESIKO MUNCULNYA WASIR (Klik saja)
